Pengelolaan data fetching dan caching dalam aplikasi React sering kali menjadi rumit jika Anda hanya mengandalkan state lokal seperti useState atau useEffect. Banyak pengembang frontend yang telah mengoptimalkan struktur komponen mereka dengan Next.js App Router kini menggunakan solusi yang lebih efisien untuk komunikasi API. Oleh karena itu, penggunaan React Query atau TanStack Query menjadi pilihan utama untuk mengelola server state secara otomatis.
Pustaka ini memungkinkan Anda membuang ratusan baris kode boilerplate yang tidak perlu. Selain itu, Anda tidak perlu lagi mengelola status loading, error, atau caching secara manual. Jika Anda sering membaca ulasan teknologi di Ulasankini, mengadopsi pustaka ini akan meningkatkan efisiensi pengembangan aplikasi Anda secara drastis. Oleh sebab itu, mari kita bahas keunggulan dan cara penerapannya.
Keunggulan React Query untuk Aplikasi Web Modern
React Query mengendalikan operasi asynchronous antara aplikasi Anda dan sumber data eksternal secara pintar.
Beberapa keunggulan utama dari penggunaan React Query meliputi:
-
Caching Otomatis: Sistem menyimpan data API di dalam cache lokal dan memperbarui data di latar belakang tanpa mengganggu pengguna.
-
Pengurangan Kode Boilerplate: Anda tidak perlu menulis status
isLoadingdanisErrorsecara manual pada setiap komponen. -
Pengelolaan Request Ganda: Pustaka ini membatalkan request duplikat secara otomatis untuk menghemat penggunaan jaringan.
-
Fitur Pagination dan Infinite Scroll: Pengelolaan pemuatan data berurutan menjadi jauh lebih mudah dengan hook khusus.
Cara Menggunakan React Query dalam Komponen React
Proses mengambil data menggunakan React Query sangat ringkas dan bersih.
Berikut adalah contoh penggunaan hook useQuery untuk mengambil data dari API:
import { useQuery } from '@tanstack/react-query'
// Fungsi pengambilan data
const fetchArticles = async () => {
const res = await fetch('https://api.ulasankini.com/posts')
if (!res.ok) throw new Error('Jaringan bermasalah')
return res.json()
}
function ArticleList() {
// Memanggil data dengan useQuery
const { data, isLoading, isError } = useQuery({
queryKey: ['articles'],
queryFn: fetchArticles,
})
if (isLoading) return <p>Sedang memuat data...</p>
if (isError) return <p>Gagal mengambil data dari server.</p>
return (
<ul>
{data.map((item) => (
<li key={item.id}>{item.title}</li>
))}
</ul>
)
}
export default ArticleList
Langkah Menyegarkan Data Menggunakan Mutation
Saat Anda ingin menambah, memperbarui, atau menghapus data di server, Anda dapat memanfaatkan hook useMutation.
Berikut adalah langkah mudah untuk mengelola perubahan data:
-
Gunakan useMutation: Buat fungsi mutation untuk mengirimkan data baru ke API server.
-
Batalkan Cache Lama (Invalidate Queries): Panggil fungsi
queryClient.invalidateQueries()setelah proses pengiriman berhasil. -
Perbarui Tampilan Otomatis: React Query akan mengambil kembali data terbaru di latar belakang dan menampilkan data tersebut ke layar.
Kesimpulan
Pemanfaatan React Query (TanStack Query) memberikan solusi terbaik untuk pengelolaan server state dalam aplikasi React. Pustaka ini mempermudah urusan caching dan pengambilan data sekaligus meningkatkan performa keseluruhan aplikasi Anda. Oleh karena itu, mulailah menerapkan React Query dalam proyek web Anda hari ini!
